Sunday, March 29, 2015

Dear Cat People,
kali ini Radio Kucing mengumpulkan beberapa pertanyaan yang mungkin sering kali muncul di benak Cat People saat memandikan kucing sendiri di rumah.

Yuk, disimak...

1. Apakah boleh memandikan kucing dengan air dingin? Atau harus dengan air hangat?
Sebenarnya boleh saja memandikan kucing dengan air dingin, namun hal tersebut tidak disarankan, karena akan membuat kucing kedinginan. Apalagi jika Si Kucing tidak dikeringkan atau tidak bisa dijemur karena langit sedang mendung, maka akan sangat lebih baik menggunakan air hangat. Selain itu air hangat juga membuat kucing relatif tenang 

2. Lebih bersih mana, memandikan kucing di Pet Shop atau di rumah?
Keduanya bisa jadi lebih bersih atau lebih tidak bersih, tergantung siapa dan bagaimana memandikannya. Baik memandikan di Pet Shop ataupun di rumah, yang perlu diperhatikan adalah hasil mandi yang bersih dan kering. Jika tidak bersih dan tidak tubuh kucing tidak benar-benar kering, maka akan akan menimbulkan jamur dan penyakit kulit lainnya. So, mau di Pet Shop atau mandiin kucing sendiri di rumah, yang penting adalah bersih dan kering.

Oiya, jika Cat People memiliki kucing lebih dari 1, saran saya sediakan masing-masing kucing waslap, sikat, dan handuk masing-masing. Hal ini guna meminimalisir terularnya kucing lain jika ada kucing yang ternyata memiliki penyakit kulit seperti jamur, ringworm, atau kutu. 

Sekedar berbagi pengalaman, Si Belang kena jamur setelah pulang dari dimandikan di pet shop :(

3. Ada saran jika ingin memandikan kucing di Pet Shop?
Pastikan Si Kucing di rawat dan dimandikan dengan baik dan penuh kasih sayang oleh Pet Shop.
Saya punya pengalaman buruk setelah 2x memandikan kucing di Pet Shop. Kucing yang dulu bulunya rontok parah, dan yang terakhir saat si Belang dimandikan di Pet Shop kuku kaki depannya berdarah... :( Sepertinya petugas Pet Shop yang memandikannya nggak sengaja memotong kuku si belang sampai kena kutikulanya... :( Lalu, beberapa minggu kemudian Si Belang tiba2 jamuran di sekitar leher dan tengkuk. Setelah baca-baca, ternyata jamuran muncul setelah 4minggu dari kontak pertama dengan kuman tersebut, dan jika dihitung-hitung waktunya cocok dengan saat Si Belang dimandikan di Pet Shop pertama kali. Sepertinya alat mandi yang digunakan tidak higienis dan digunakan bersamaan dengan kucing lain yang memang sudah berpenyakit... :(

So, pastikan memilih Pet Shop yang tepat jika akan memandikan kucing di petshop. Pilih pet shop yang menyediakan fasilitas "boleh melihat kucing saat dimandikan".

4. Bolehkan kucing dimandikan menggunakan sampo/sabun manusia?
Banyak yang bilang nggak boleh, tapi saya pribadi pernah melakukannya.
Tapi, jika memang ingin bulu kucing lembut dan mengembang dengan indah, ada baiknya memanggunakan sampo khusus kucing yang mengandung kondisioner. Jika kucing berkutu, bisa menggunakan sampo kutu, namun pastikan terbilas sempurna sehingga tidak membahayan kucing. Saya pribadi memandikan Si Belang dengan sampo khusus kucing, namun jika sedang dalam keadaan kepepet (misalnya sedang berlibur di rumah orang lain atau sampo Si Belang habis), maka saya menggukan sabun dan sampo yang ada, tidak diperibet.

5. Kalau kucing jamuran atau kutuan, bagusnya dimandikan pakai apa? Ada yang murah nggak?
Yang murah ada, tapi harus sabar. Ada baiknya jika Si Kucing kutuan/jamuran bisa langsung diberikan obat anti kutu / anti jamur, untuk obat anti kutu bisa gunakan fr*ntline/rev*lution (harganya 130ribuan per tube). Namun, jika ingin usaha dulu dengan cara memandikan kucing dengan sampo/sabun anti kutu/jamur, bisa gunakan sampo kucing khusus kutu/jamur. Harganya sekitar 25rb/botol. Namun, jika ingin lebih hemat lagi, bisa menggunakan sabun dengan kandungan sulfur, seperti sabun JF S*lfur. Dengan menggunakan sabun ini, kutu kucing akan mabok (jadi gampang untuk dicabut) dan jamur perlahan berkurang dan hilang jika di mandikan secara rutin dan benar. Namun, kelemahan dari penggunaan sabun ini adalah bulu kucing jadi rontok. Namun, jika penggunaan sabun tersebut dihentikan, maka rontoknya pun akan berhenti. Jika penggunaan sabun tersebut sudah dihentikan namun bulu kucing masih rontok, maka perhatikan asupan makanannya, harus yang bergizi. Juga pastikan kucing bebas kutu/jamur, karena kutu/jamur bisa menyebabkan rontok juga.

6. Bagaimana cara mengeringkan badan kucing?
Mengeringkan badan kucing bisa dengan menggunakan handuk/kanebo untuk mengangkat air-air yang ada di tubuh kucing. Setelah itu bisa mengeringkan kucing dengan hairdryer/menjemurnya di bawah matahari tidak langsung.

7. Sebaiknya berapa minggu sekali memandikan kucing?
Jika kucing sedang berpenyakit (kutu/jamur), bisa memandikan kucing seminggu sekali. Jika kucing sehat-sehat saja, sebulan sekali juga cukup. Kadang saya memandikan Si Belang 2bulan sekali, haha.



8. Perlukan menyisir kucing sehabis mandi?
Yap!
Mau kucing long hair atau short hair, kucing sebaiknya disisir sehabis mandi. Sisir kucing baiknya menggunakan sisi sikat lembut, menggunakan sisir jenis ini bisa mengangkat bulu-bulu rontok yang ada di abdan kucing. Sisir berongga bisa digunakan untuk kucing berbulu long hair agar bulunya bisa dipisah-pisah (nggak lengket/kusut).


Semoga informasi ini bermnafaat.
Jika ada pertanyaan lainnya seputar memandikan kucing, silahkan komen di bawah yah.

Tulisan ini dibuat berdasarkan pengalaman pribadi.


Salam,

Radio Kucing


NB : Bagi yang akan mengambil/mengutip/copy paste/copas postingan/tulisan dari Radio Kucing harap menyertakan Radio Kucing sebagai sumber (beserta link-nya). Terimakasih.


========================

Ingin belanja makanan kucing, obat-obatan, kandang, vitamin, aksesoris, dan pengrlengkapan kucing lainnya dengan harga murah dan aman? Kunjungi Toko Juwies Radio Kucing ya! :)

Klik pada gambar untuk langsung mengunjungi! :)


Untuk Cat Lover yang ingin belanja langsung via whatsapp/line sambil ngobrol santai / konsultasi ringan mengenai kucing, silahkan hubungi:

Line: juwies
Instagram: radiokucing (bisa juga melalui klik pada gambar di atas)
Whatsapp: O856-2I2-647O (bisa juga melalui klik pada gambar di atas)

Makaciw!
Salam Paw Paw Paw Si Belang ~
Dear Cat People,
kali ini Radio Kucing akan berbagi informasi mengenai cara memandikan kucing di rumah.

Memang, namanya memandikan kucing memang gampang-gampang susah :v
Apalagi jika Si Kucing takut dengan air. Biasanya seekor kucing jadi susah dimandikan karena Si Kucing tidak terbiasa denga air dan jarang dimandikan dari kecil. Saran saya jika Cat People mengadopsi kucing dari kecil, maka biasakan Si Kucing untuk dimandikan sedari kecil, sehingga Si Kucing akan terbiasa dan jadi tidak terlalu rewel saat dimandikan.

Oiya,
perlatan yang digunakan oleh saya saat memandikan Si Belang sangat sederhana dan pada umumnya bisa ditemukan disetiap rumah tangga bahkan di tempat tinggal anak kosan sekalipun. Tujuan dibuatnya tulisan ini adalah agar Cat People semua bisa membandikan kucing-kucing peliharaan sendiri. Jadinya bisa hemat uang, hihihihii, dan uang buat mandiin kucing ke Pet Shop bisa dibeliin makanan Si Mpus :D
 
Peralatan Mandi Si Kucing
Langkah pertama yang harus dilakukan oleh Cat People adalah mempersiapkan peralatan mandi untuk Si Kucing, antara lain:
  1. Baskom/ember & gayung
  2. Air hangat
  3. Waslap (sarung tangan kain/handuk) 
  4. Sampo/sabun
  5. Sikat gigi berbulu lembut (soft)
  6. Handuk / kanebo


Langkah-langkah Memandikan Kucing
Pertama
Siapkan air hangat didalam ember atau baskom.
Sediakan suhu air tersbeut jangan terlalu panas, cenderung hangat-hangat kuku.
Siapkan dalam ember atau baskom, jangan lupa siapkan juga gayungnya :D

Ini gambar ember dan gayung. Just info.
Sumber : disini

Oiya, saat memandikan kucing disarankan jangan pelit air. Hal ini bertujuan agar saat membilas, sisa-sisa sabun/sampo yang menempel di kulit/bulu kucing bisa terangkat seluruhnya. Selain itu, penggunaan air hangat saat memandikan kucing meminimaisir sifat agresif kucing, karena kucing akan merasa lebih hangat dan lebih tenang saat dimandikan dengan air hangat. Selain itu, kucing juga jadi nggak kedinginan :3


Ini adalah gambar baskom. Just info.
Sumber : disini


Kedua
Basuh seluruh badan kucing, dari mulai leher, badan, perut, kaki depan dan belakang, ekor, bokong, dan seluruuuuhhh bada kucing... Kecuali bagian leher, muka, dan telinga. Hindari mengguyur kucing dari kepala, karena dikhawatirkan akan ada air yang masuk ke dalam telinga dan menyebabkan penyakit telinga pada kucing.

"Tolong aku... Aku dimandiin... Celamatkan aku..."
Sumber : disini

Ketiga
Setelah seluruh badan kucing basah, siapakan sampo/sabun. Jangan langsung menuangkan sampo/sabun ke badan kucing. Gunakan waslap (sarung tangan kain/handuk). Tuangkan sampo/sabun ke waslap (sarungan tangan kain/handuk), lalu busakan. Jika sudah cukup berbusa, terapkan pada tubuh kucing. Gosok perlahan, terutama dibagian lipatan-lipatan tubuh. Jika Cat People sedang memandikan kucing dengan sampo/sabun anti jamur atau anti kutu, maka perhatikan lbh rinci bagian lipatan tubuh kucing dan bagian perut kucing, biasanya kutu/jamur sering bersembunyi di sana. Kemudian agar lebih efektif, diamkan sampo/sabun di tubuh kucing selama beberapa saat, tapi jangan terlalu lama, 3-5menit cukup. Kemudian bisa sampai bersih dengan air hangat. Pastikan sisa-sisa sampo/sabun benar-benar terbilas bersih.

Juga, jangan lupa untuk menyikat lembuat bagian kuku kucing tengan sikat gigi berbulu lembut (soft). Sikat perlahan dan jangan sampai melukai kucing.

Sumber : lupa link nya :(

Keempat
Segera keringkan kucing dengan handuk. Jika ingin lebih cepat, bisa gunakan kanebo. Saya sendiri menggunakan kanebo untuk mengeringkan Si Belang seusai mandi, karena jika hanya menggunakan handuk saja sangat tidak efektif saat mengeringkan Si Belang, banyak air yg menempel dan badan Si Belang jadi keringnya lama. Jika dikeringkan terlebih dahulu menggunakan kanebo, cukup di jemur setengah jam di bawah matahari tidak langsung, badan Si Belang sudah kering dan bulunya mengembang.


 Ini gambar handuk. Just info :p
Sumber : disini
 
Ini gambar lap kanebo (tp bukan merk kanebo). Just info.
Sumber : disini

Kelima
Oiya, jika tidak memiliki hairdryer, Cat People bisa menggunakan panas matahari sebagai alat bantu mengeringkan Si Kucing. Tapi ingat-ingat, menjemur Si Kucing jangan kelamaan yah, sebaiknya pagi hari dan tidak terkena mathari langsung. Kalau terpaksa Si Kucing harus dijemur terkena matahari langsung, maka usahakan jangan menjemur di atas jam 9 pagi. Jika menjemur kucing tidak terkena matahari langsung, bisa menjemur sampai jam 10 atau jam 11 siang (asal dipastikan Si Kucing tidak kepanasan dan air minum tersedia di dalam kandang).

Si Belang lagi dijemur setelah dimandikan.
Si Belang tidak dijemur di bawah matahari langsung.
Eh, ada kucing kecil nyamperin Si Belang.
Sumber : @juwies

Oiya satu lagi,
jangan lupa baca juga :
Pertanyaan-pertanyaan Seputar Memandikan Kucing di Rumah

Semoga informasi ini bermanfaat.
Tulisan ini dibuat berdasarkan pengalaman pribadi.


Salam,

Radio Kucing



NB : Bagi yang akan mengambil/mengutip/copy paste/copas postingan/tulisan dari Radio Kucing harap menyertakan Radio Kucing sebagai sumber (beserta link-nya). Terima kasih.


========================

Ingin belanja makanan kucing, obat-obatan, kandang, vitamin, aksesoris, dan pengrlengkapan kucing lainnya dengan harga murah dan aman? Kunjungi Toko Juwies Radio Kucing ya! :)

Klik pada gambar untuk langsung mengunjungi! :)


Untuk Cat Lover yang ingin belanja langsung via whatsapp/line sambil ngobrol santai / konsultasi ringan mengenai kucing, silahkan hubungi:

Line: juwies
Instagram: radiokucing (bisa juga melalui klik pada gambar di atas)
Whatsapp: O856-2I2-647O (bisa juga melalui klik pada gambar di atas)

Makaciw!
Salam Paw Paw Paw Si Belang ~

Friday, March 27, 2015

Dear Cat People,
kali ini Radio Kucing akan berbagi informasi mengenai cara membasmi kutu kucing yang berkeliaran di rumah dengan cara alami dan aman. Yes, nggak pake bahan kimia berbahaya, apalagi bahan kimia yang berbahaya bagi manusia dan Si Mpus.

Oiya,
tips ini didapatkan dai akun facebook Mbak Menik Soedarto.
Terima kasih sudah berbagi ya, Mbak... :)

Tips Cara Membasmi Kutu Kucing yang Berkeliaran Di Rumah dengan Cara Alami
Salah satu cara membasmi kutu kucing yg berkeliaran di dalam rumah. Cukup efektif juga, dan aman.

 
Caranya adalah:
  • Pasang lampu ( bisa lampu meja atau belajar ataupun lampu yg biasa dipakai untuk menghangatkan baby cat).
  • Taruh dibawahnya mangkuk yg berisi air + sabun ( bs sabun cuci tangan ataupun sabun cuci detergen, dll).
  • Paling efektif dipasang menjelang malam atau semua ruangan dalam keadaan gelap.
  • Taruh di beberapa ruangan lebih manjur. Lihat besok pagi, pasti ada beberapa yg mampir, deh...
  • Disini Saya memakai mangkuk dari aluminiumfoil krn bisa lebih terang pantulan pancarannya berharap kutu-kutu lebih tertarik..
  • Pasang terus bila sudah kotor , air bisa diganti.
Selamat mencoba yaa.

- Menik Soedarto -



Semoga informasi ini bermnafaat.

Salam,

Radio Kucing

========================

Ingin belanja makanan kucing, obat-obatan, kandang, vitamin, aksesoris, dan pengrlengkapan kucing lainnya dengan harga murah dan aman? Kunjungi Toko Radio Kucing (juwies) di Tokopedia dan BukaLapak.

Klik pada gambar untuk langsung mengunjungi katalog online.

Jika ingin belanja langsung via whatsapp/bbm/line sambil konsultasi santai dan menyenangkan mengenai kucing, silahkan hubungi:

Line: juwies
Instagram: radiokucing
Whatsapp: O856-2I2-647O
Dear Cat People,
kali ini Radio Kucing akan berbagi informasi mengenai kontes foto untuk anjing dan kucing yang diadakan oleh Pawsleague.

Untuk penjelasan lengkapnya, silahkan simak di bawa ini ya, darls... ~


Became a Model Photo Contest
Kucing atau anjing yang terawat dengan baik, pastinya memiliki fisik yang oke karena pemilik memberikan pakan berkualitas, lingkungan yang bersih, dan kasih sayang berlimpah
Bagaimana rasanya jika kucing atau anjing kalian bisa menjadi model dari produk hewan ternama seperti Proplan, Friskies, Alpo, Fancy Feast dll ? Pasti seneng dong.

Bagaimana kalau kami wujudkan itu walau hanya 1 hari ?
Yuuppp diacara "Aku dan Mereka Berbagi Cinta" tanggal 4 April nanti di Buperta Ragunan, kami berikan kesempatan foto kucing kalian dipilih langsung oleh perwakilan dari perusahaan produk produk ternama tersebut

Cara ikutannya...... *dibaca baik baik ya*

Mekanisme kontes:
JABODETABEK
1. WAJIB DATANG ke acara “Aku dan Mereka Berbagi Cinta” di Buperta Ragunan, 4 April 2015
2. Membawa foto kucing yang sudah di cetak 5R
3. Melakukan pembelian tiket masuk acara dan registrasi foto selambat lambatnya jam 10 pagi
4. Boleh meminta bantuan pihak panitia untuk mencetak, tetapi dikenakan biaya cetak Rp. 5.000/foto dan minimal 2 foto. Hubungi valunter kami via wa/sms ke 0856 7789908 (tya)
• JABODETABEK tetap harus registrasi ulang on-the-spot, karena foto tidak akan kami masukan ke penjurian

Luar JABODETABEK
1. Melakukan pembelian tiket secara online via dungdung min 2 tiket, no maximal
2. Melakukan registrasi dengan cara menghubungi volunteer kami via email panitiapawsleague@gmail.com atau whats up ke 0856 7789908 (tya)
3. Melakukan pembayaran cetak foto sebesar Rp. 5000/foto (tidak bisa transfer dungdung yah)
4. Minimal 2 foto, maximal 5 foto (ada minimal karena BCA juga minimal transfernya Rp.10.000)
5. Pendaftaran selambat lambatnya tanggal 2 April 2015 (kaaan perlu di cetak dulu fotonya, jadi tanggal 3 dicetak tanggal 4 acara)
6. Ongkos kirim hadiah ditanggung pemenang yah
Ketentuan foto
1. Foto kucing dengan salah satu produk sponsor (Friskies, Alpo, Proplan dan Fancy Feast)
2. Foto jelas, jernih dan indah (ini kontes foto loh.. hadiahnya seriusan)
3. Gunakan kamera Dslr atau kamera Hp yang setara atau diatas 13MP
4. Untuk foto yang dikirim ke panitia (untuk yang mau titip cetak) Min 1MB ya (agar ketika dicetak kualitas foto bagus)

Hadiah:
Paket cantik untuk 3 Pemenang atau lebiiiiiiiiiiiiiiiih
**tergantung sponsor yaaa.. karena hadiah tidak ditentukan oleh pihak penyelenggara, jadi siap siap terkejut aja, bisa jadi dapat 1 karung kan


Sumber : Pawsleague
Dear Cat People,
kali ini Radio Kucing akan berbagi informasi mengenai perlombaan kucing yang diadakan di Kota Bandung. Mari merapat-merapat merapaaaaaattttt....

Klik pada gambar untuk memperbesar.

Semoga informasi ini bermanfaat.


Salam,

Radio Kucing

Wednesday, March 25, 2015

Dear Cat People,
kali ini saya akan bercerita mengenai pengalaman Si Belang menjadi pendonor darah yang kedua kalinya. Cerita ini dimulai saat saya baru beres makan malam sehabis pulang kantor, Mbak Andrea tiba-tiba mengirim pesan melalui Whatsapp kepada saya. Isi pesan Whatsapp tersebut sangat simple, yaitu meminta tolong agar Si Belang bersedia dijadikan pendonor darah lagi. Saya langsung setuju dan mempersilahkan Mbak Andrea dan Mas Roland datang menjemput Si Belang untuk dibawa ke dokter hewan.

His name is Jake.
Namanya Jake. Kucing yang berjuan melawan penyakit parasit darah. Kucing kesayangan Mas Ronal ini berjuang sekuat tenaga untuk tetap hidup, bernafas, bermain, dan menghibur Si Empu-nya. Namun Tuhan berkata lain. Yap, Jake akhirnya harus pergi meninggalkan kita semua. Malam itu adalah malam perjuangan untuk Jake, Mas Roland, Mbak Andrea, Dokter hewan dan Petugas Medis yang membantu. Sudah banyak juga pemilik kucing yang datang mengantarkan kucingnya untuk mendonorkan darah. Namun sayang, malam ini belum ada jenis darah yang cocok untuk Jake.

Jake lagi pake baju kucing.
What a cute cat he is.
Sumber : Foto koleksi pribadi pemilik Jake

--------------------------------------------------------------------------------------

And, this is a story abou Jake.
The cat that unite us all...
a story from Andrea Sandra Dewi

This is Jake's story. The cat that unite us all :)
Jake merupakan kucing peranakan dari mix dan pure persia. Jake sebenarnya memiliki 2 saudara yang lain namun sudah hilang (nampaknya diambil orang). Jake, sewaktu ia masih kecil adalah tipe kucing yang penakut dan susah percaya dengan manusia. Sudah berhari-hari (bahkan dicoba setiap hari) Jake coba untuk  ditangkap tapi selalu gagal. 

Kebetulan, sudah menajdi kebiasaan di depan kontrakan selalu disediakan makanan untuk para kucing liar (stary cat). Lalu, suatu hari Jake datang dalam keadaan menggigil kedinginan. Ternyata Jake terkena demam (karena memang sedang musim hujan). Dimulai dari hari itu, setiap hari Jake datang dan makan di teras, di tempat dimana makanan untuk kucing liar disimpan dan disajikan. Hari demi hari Jake semakin besar. Jake tumbuh bersama kami. Jake juga diberi obat kutu dan obat cacing serta dipantau selama 1 minggu sebelum akhirnya dibawa masuk ke dalam rumah.

Jake saat berumur 2 atau 3 bln.
Sumber : Foto koleksi pribadi pemilik Jake

Sebenarnya, Jake sudah dicarikan adopter. Namun sayang, belum ada adopter yang dapat meyakinkan bahwa jika calon adopter tersebut akan membawa Jake, maka Jake akan benar-benar disayang dan dijaga. Lalu, seiring dengan berjalannya waktu, Jake semakin besar dan tingkah polahnya makin lucu, sehingga membuat dia makin susah untuk dilepas dan diadopsikan kepada orang lain. Akhirnya diputuskan bahwa Jake akan dirawat sendiri.

Jake takut main di luar (mungkin takut dibuang). Ketika yang lain dilepas di teras, dia hanya diam di depan pintu.

Jake ini suka "menabung". Dia sering menyembunyikan uang 2000-an, 5000-an, bahkan 20.000-an ke kasurnya. Karna waktu itu Jake belum vaksin, jadi uang yang "ditabung" oleh Jake digunakan untuk membiayai vaksinnya. (What a smart cat!). Namun ternyata, setelah Jake divaksin, kebiasaan Jake masih terus berlanjut. Terucaplah "Oh, nabung lagi buat steril ya, Jake?". Hehe.


Jake yang ganteng.
Sumber : Foto koleksi pribadi pemilik Jake

Awal mula Jake mulai sakit adalah ketika dipungutnya bayi-bayi kucing dari luar. Keadaan Jake mulai melemah, lemas dan demam tinggi. GloriaVet menjadi tempat kunjungan tetap tiap hari. Sampai akhirnya beberapa hari yang lalu diputuskan Jake harus dirawat inap. Kondisi Jake sudah parah, parasit darah sudah menyerang Jake. Jake berjuang selama beberapa hari di klinik sebelum akhirnya menghembuskan nafas pada 31 Januari 2015 jam 09.31

Malam sebelumnya merupakan malam yang amat bersejarah untuk Saya (Sandra). Hari itu saya tidak berniat untuk pergi ke klinik GloriaVet, namun karena ada kucing yang terkena air keras (akan saya upload juga nanti) membuat saya penasaran sehingga saya berkunjung ke klinik. Ketika saya sedang menanti, tiba-tiba drh. Ivan memanggil saya dan bertanya apakah Belang (kucing Mba Juwies) bisa dimintain tolong untuk donor darah atau tidak, karena pada saat itu kondisi Jake sudah amat drop. Saya langsung kontak mba Juwies dan segera mengatur waktu untuk menjemput Belang. Sampai di klinik darah Belang di cek dengan serum dari Jake dan ternyata gagal. 

Disana kami (saya, drh. Ivan, drh. Evi, Mas Roland, Mba Tere, bahkan Mas Hamdan dan Mas Ryan) mulai memutar otak mencari siapa lagi yang bisa dikontak untuk dimintain tolong.


Jake sedang berjuang untuk tetap bisa bertahan.
Sumber : Foto koleksi pribadi pemilik Jake

Setelah telepon kesana-kemari, posting disana disini.. Tak berapa lama datanglah mba Mayang (4 thumbs up buat mba Mayang). Mereka menjemput kucing mba Mayang, 3 kucing (Sorry Mbaa, aku lupa namanyaaa. Aku cuman inget bobot mereka plus Limbo, Vijay, hahahaha) ternyata masih belum ada yang cocok. Kemudian datanglah Ci Evy dengan dua jagoannya. Ternyata belum ada yang cocok juga. Akhirnya diambil keputusan untuk menjemput dua kucing Mba Mayang lagi untuk ditest. Dalam kegalauan kami, Mas Hamdan tiba-tiba membawa kucing dari luar (diam-diam dia care juga dengan Jake). Namun karna dilihat banyak luka di tubuh si kucing dan ditakutkan ada parasit yg terinkubasi maka Sang Kucing Preman dilepaskan kembali. Tak berasa jam sudah menunjukkan pukul 23.25 kami masih terus berharap. Ketika hasil test Vijay keluar, kami excited karena Jake tidak menolak. Tapi, waktu diadakan test kedua, ternyata gagal. Hasil test pertama pun dicocokkan kembali dan ternyata telah mengalami penolakan juga.

Kami hampir putus asa...

Namun kami ingat bahwa masih ada 1 cat lover yang bisa dimintain tolong. Kami telp Ci Christine, dan kami pun menjemput Michael. Sampai disana Mas Roland dan Mas Tommy (bener kan yah namanya?) dihadang oleh Papa Ti Tine yang ngomel2 (hihihi, maaaph yaaakk oommm...). Namun akhirnya berhasil kabur juga dengan jaminan motor. Darah Michael pun ditest lagi. Namun hasilnya sama dengan Vijay... (tidak cocok).

Akhirnya Mba Mayang memohon ke drh. Ivan untuk mengetes 1 kucing lagi (mengingat malam sudah semakin larut dan badan kami sudah semakin lelah). Diambil lah kucing "terkurus" mba Mayang (dengan bobot 4.3 kg). Ternyata masih belum cocok. Waktu sudah menunjukkan pukul 00.27 dan total sudah 11 kucing yang ditest. Akhirnya diputuskan untuk melanjutkan perjuangan kami esoknya dengan harapan Jake masih bertahan (karena Jake sudah beberapa kali kejang dan bahkan sempat tidak bernafas).

Jake. So handsome.
Sumber : Foto koleksi pribadi pemilik Jake

Esok pagi nya, notifikasi sudah ramai.. Ada beberapa yang bersedia kucingnya menjadi donor.. Saya kontak drh. Ivan untuk mengetahui keadaan Jake. Jam 08.27 saya mendapat kabar bahwa Jake masih hidup dan masih berjuang. Saya langsung mengkonfirmasi mereka yang bersedia.

Ketika proses "pengumpulan nyawa" masih berlangsung, saya mendapat kabar kurang mengenakkan. Jam 09.31 drh. Ivan memberi kabar bahwa Jake telah tiada. Seketika itu juga saya menangis sejadi-jadinya. Saya segera memberi kabar kepada yang telah bersedia membantu serta berterimakasih untuk niat mereka. 

Thanks buat Ci Evy yang sudah mau mengantarkan kedua jagoannya..
Thanks buat Mba Mayang yang walau dalam keadaan hamil 7 bulan namun tetap mau menemani kami sampai subuh.
Thanks buat Mas Hamdan dan Mas Ryan yang selama ini merawat Jake dan menemani Mas Roland dan Mba Tere.
Thanks buat Ci Christine yang mau diganggu tengah malam. Salam buat Papa, hehehehe.
Thanks buat Mba Juwies karna jadi bisa uwel-uwel Si Belang lagi... (laen kali Si Belang mau beneran di hak milik)
Thanks buat Mba Rischan yang mau aku repotin dan jadi jubir buat cari pendonor..
Thanks buat Mas Roland dan Mba Tere yang sudah menjadi Mama dan Papa yang supeeerr baik buat Jake... Dan thanks sudah kenalin kita ke Jake.
Thanks buat drh. Ivan dan drh. Grace yang mau memperjuangkan Jake sampai akhir hayatnya.. Bahkan merelakan waktu istirahatnya...
Thanks buat Onty Swasti, Mom Tresna, Ci Godiva, Ci Fenny, dan semua nya yang sudah membantu share dan memberikan support melalui media apapun. 

Dan terakhir, thanks untuk Jake.

Terimakasih karna sudah memberikan kami pelajaran yang tak ternilai. Terimakasih karna telah membuat kami saling mengenal. Terimakasih karna kau telah mau berjuang bersama kami.

Jake.
Dia mungkin bukan kucing saya, tapi dia telah menyatukan kami semua. Dia tetap akan menjadi kucing kami :)

Sselamat jalan, Jake.
Sampai berjumpa kembali, salam untuk kucing-kucing kami di atas sana. Doakan agar kami beserta kucing-kucing kami yang disini dapat selalu sehat... :)

Thanks Jake and see you... Til we meet again...



 
a story from Andrea Sandra Dewi

----------------------------------------

Jujur.
Saya ngenes banget baca cerita Mbak Andrea.
Jake really look a like Si Belang.

I dont know what gonna happen to me if Si Belang...

Sudahlah.
Jangan dibahas dulu.
Semoga kita semua selalu sehat.

Selamat jalan jake.


Salam,

Radio Kucing
Dear Cat People,
kali ini Radio Kucing akan berbagi informasi mengenai obat anti kutu, caplak, tungau, dan cacing merk Dufamec 0.5%. Sebenarnya obat ini adalah obat hewan yang biasa digunakan untuk sapi, kambing, atau domba diperternakan. Namun, sudah ditanyakan kepada dokter hewan tersebuh bahwa dufamec bisa digunakan untuk kucing, namun dosisnya perlu dihitung terlebih dahulu.

Penampakan Kemasan Produk
Berikut ini adalah penampakan kemasan produk Dufamec 5%:

Sumber : @juwies

Dufamec 0.5% berbentuk cair (liquid) dan berwarna biru.

Manfaat
Dufamec 0.5% Pour-On adalah larutan pour-on yang mengandung ivermectin adalah anti parasit yang efektif terhadap berbagai endo dan ekto parasit (kutu,caplak,tungau,cacing) pada sapi potong dan sapi perah non laktasi juga domba dan kambing yang disebabkan oleh parasit yang peka terhadap ivermectin.

Komposisi
Setiap1 ml larutan mengandung :
Ivermectin 5 mg

Sumber : @juwies

Dosis & Cara Pemakaian
Dufamec 0.5% Pour On adalah larutan biru jernih hanya untuk pemakaian topical.

Dosis umum : 1 ml / 10 kg BB.
Berikan Dufamec dengan menuangkannya sepanjang punggung dari pangkal leher hingga pangkal ekor. Dipastikan bahwa area tersebut benar-benar kering sebelum pemberian. Warna biru ditambahkan untuk menandai hewan yang telah diberi pengobatan.

Tindakan Pencegahan dan Peringatan
Dosis pemakaian harus tepat. Jangan digunakan pada kulit yang terkontaminasi atau jika terdapat luka. Gunakan hanya pada area yang ventilasinya baik. Gunakan kemeja lengan panjang dan sarung tangan karet untuk menghindari kontak dengan kulit. Jika terjadi kontak dengan kulit, cuci segera dengan sabun dan air. Jika terjadi kontak dengan mata, bilas mata segera dengan air dan cari pertolongan medis. Cuci tangan setelah penggunaan.

Masa henti obat
Daging : 28 hari
Jangan diberikan pada sapi yang memproduksi susu untuk konsumsi manusia
Jangan diberikan pada sapi non laktasi selama 60 hari sebelum melahirkan.


Jadi, selama 28hari obat akan tetap bekerja.

Kemasan
Botol @ 500ml
Produsen : DUTCH FARM Int.BV, Belanda
Penyimpanan : Simpan di bawah 25oC dan terlindung dari sinar matahari. Tidak di freezer.

Harga?
250rb/botol.
Botolnya ukuran besar lho. Dan bisa digunakan berpuluh-puluh kali.
Menurut saya harga ini sangat worthed dari pada menggunakan

Alasan Mengapa Merekomendasikan Obat Ini
Saya mendapatkan obat ini dari salah seorang Cat Lover. Saya diberi obat ini saat bercerita bahwa Si Belang sedang sering garuk-garuk, dan dicurigai kena kutu. Namun saat di cek, sepertinya bukan kutu yang ada di tubuh Si Belang, tapi jamur. Sekarang ini Si Belang sedang dalam tahap pengobatan jamur dengan VCO. Semoga bisa sembuh.

Oiya, kembali lagi membahas obat ini. Obat ini didapat dari seorang dokter hewan di tempat Cat Lover tersebut bekerja dan sudah ditanyakan kepada dokter hewan tersebut bahawa Dufamec 0.5% bisa digunakan untuk kucing, namun dosisnya harus dihitung terlebih dahulu. Nah, berhubung obat ini belum akan digunakan pada Si Belang, jadi saya pribadi belum nanya lagi berapakah dosis yang dapat diberikan kepada seekor kucing. (Nggak enak bo nanya-nanya terus, udah dapat obat gratis, dianterin, ditambah bawel juga, huhuhuhuhu).

Nanti jika saya sudah mendapatkan informasi dosis yang dapat diberikan kepada kucing akan saya update postingan ini... ^^


Update:
Setelah bertanya lagi, hehehe. (Makasih makasih yah, baik banget >____<)
Akhirnya tahu dosis Dufamec 0.5% yang harus diberikan kepada kucing, yaitu :
1ml per 10kg berat badan kucing.
Jadi, jika Si Kucing memiliki berat 5kg, maka dosis yang harus diberikana dalah 0.5kg.


Semoga informasi dan review yang ditulis pada postingan kali ini dapat bermanfaat bagi Cat People yah :)

Salam,

Radio Kucing


NB : Bagi yang akan mengambil/mengutip/copy paste/copas postingan/tulisan dari Radio Kucing harap menyertakan Radio Kucing sebagai sumber (beserta link-nya). Terimakasih.


========================

Ingin belanja makanan kucing, obat-obatan, kandang, vitamin, aksesoris, dan pengrlengkapan kucing lainnya dengan harga murah dan aman? Kunjungi Toko Juwies Radio Kucing ya! :)

Klik pada gambar untuk langsung mengunjungi! :)


Untuk Cat Lover yang ingin belanja langsung via whatsapp/line sambil ngobrol santai / konsultasi ringan mengenai kucing, silahkan hubungi:

Line: juwies
Instagram: radiokucing (bisa juga melalui klik pada gambar di atas)
Whatsapp: O856-2I2-647O (bisa juga melalui klik pada gambar di atas)

Makaciw!
Salam Paw Paw Paw Si Belang ~

Tuesday, March 24, 2015

Dear Cat People,
kali ini Radio Kucing akan berbagi informasi mengenai obat luka hewan berbantu spray alias bisa d semprot :v Merk dari obat luka hewan yang akan di bahas kali ini adalah Limoxin 25 Spray. Produk ini berasal dari Belanda.

Penampakan Kemasan Produk
Berikut ini adalah penampakan kemasan produk obat luka hewan Limoxin 25 Spray:


Limoxin 25 Spray tersedia dalam kemasan botol tabung. Kemasan ini sangat praktis untuk dibawa dan digunakan.


Manfaat Limoxin 25 Spray
LIMOXIN - 25 SPRAY dapat digunakan untuk megobati Luka dan mecegah infeksi kulit. Untuk mencegah infeksi pada smua jenis luka termasuk luka pada anjing pemburu, pitbull adu, dan luka lainnya. (sumber: disini)

Tapi saran saya jangan menjadikan anjing sebagai anjing adu ya, Masbro dan Mbaksis.
Ngeri saya membayangkannya... :(

Komposisi Produk
Tiap ml Limoxin-25 Spray mengandung :  
Oxytetracycline hydrochloride ....... 25 mg
Gentian violet ................................. 5 mg
Solvents ad...................................... 1 ml

Sifat-sifat Obat
Oxytetracycline adalah antibiotika spektrum luas, efektif terhadap bakteri gram positif dan gram negatif seperti Staphylococcus, Streptococcus, Bordetella, Campylobacter, Chlamydia, E. coli, Haemophilus, Mycoplasma, Pasteurella, Rickettsia dan Salmonella spp.
Oxytetracycline bekerja dengan menghambat proses sintesa protein bakteri. Gentian violet termasuk zat warna yang sangat efektif sebagai antijamur dan antibakteri terutama terhadap Staphylococcus spp.


Indikasi
Pengobatan luka dan mencegah infeksi luar pada kulit, ambing, kuku dan teracak akibat infeksi bakteri dan jamur yang sensitif Limoxin-25 Spray seperti Staphylococcus, Streptococcus, Bordetella, Campylobacter, Chlamydia, E. coli, Haemophilus, Mycoplasma, Pasteurella, Rickettsia dan Salmonella spp. pada sapi, kambing, domba dan babi.

Kontra Indikasi
Tidak boleh diberikan kepada: 
  • Hewan yang hipersensitif terhadap tetrasiklin.
  • Hewan dengan gangguan ginjal serius dan / atau fungsi hati.
  • Bersamaan dengan administrasi penicillines, cephalosporines, kuinolon dan cycloserine. 
  • Jangan disemprotkan di dalam atau sekitar mata.

Dosis & Cara Pemakaian
Semprotkan Limoxin-25 Spray dua kali sehari dengan jarak 15 - 20 cm.

Kemasan
Limoxin-25 Spray : 200 ml
DEPTAN RI No. I 05062921 PKC

Harga?
Harga obat ini sekitar 175rb/botol.
Menurut saya harga yang ditawarkan masuk akal. Karena selain obat ini memang obat khusus yang dibuat untuk hewan, obat ini juga diimpor dari Belanda. Biaya impor obat ini mungkin yang menjadikan harga obat ini 'agak terasa' mahal.

Alasan Mengapa Merekomendasikan Obat Ini
Kebetulan obat ini saya dapatkan dari salah seorang Cat Lover yang kebetulan pernah memberikan obat ini kepada kucingnya yang luka akibat berantem. (Harap maklum, Si Kucing adalah salah satu kucing jantan penguasa komplek perumahan. Ada anjing liar juga disikat... :v)

Nah, saat Si Kucing sedang luka, diberikanlah obat ini dan disemprotkan ke bagian yang luka, yaitu pada bagian kepala dekat telinga.

Dan... Voila!
Luka Si Kucing berangsur membaik... :)

Namun, pada saat pemberian obat ini, tubuh Si Kucing jadi berwarna biru, hoho.
Usut punya usut, ternyata obat luka ini mengandung pewarna berwarna biru. Tujuan ditambahkannya pewarna pada obat ini adalah agar diketahui hewan mana saja yang sudah diberikan obat.

Kebetulan saya juga sudah mencoba memberikan obat ini kepada Si Belang ketika Si Belang jamuran dengan harapan obat ini bisa menyembuhkan sakit jamur Si Belang, dan hasilnya....

Nggak sembuh! :v

Yaiyalah nggak sembuh, kan ini obat luka dan infeksi, bukan obat jamur, buahahahahah :v


Semoga informasi ini bermanfaat.
Tulisan ini ditulis berdasarkan pengalaman pribadi dan sumber disini dan disini.


Salam,

Radio Kucing


NB : Bagi yang akan mengambil/mengutip/copy paste/copas postingan/tulisan dari Radio Kucing harap menyertakan Radio Kucing sebagai sumber (beserta link-nya). Terimakasih.


========================

Ingin belanja makanan kucing, obat-obatan, kandang, vitamin, aksesoris, dan pengrlengkapan kucing lainnya dengan harga murah dan aman? Kunjungi Toko Juwies Radio Kucing ya! :)

Klik pada gambar untuk langsung mengunjungi! :)


Untuk Cat Lover yang ingin belanja langsung via whatsapp/line sambil ngobrol santai / konsultasi ringan mengenai kucing, silahkan hubungi:

Line: juwies
Instagram: radiokucing (bisa juga melalui klik pada gambar di atas)
Whatsapp: O856-2I2-647O (bisa juga melalui klik pada gambar di atas)

Makaciw!
Salam Paw Paw Paw Si Belang ~
Dear Cat People,
kali ini Radio Kucing akan berbagi informasi mengenai makanan kucing Blackwood Adult Blackwood Adult Chiken Meal & Brown Rice Recipe. Blackwood adalah sebuah perusahaan berbasis kekeluargaan yang mengolah dan memproduksi makanan kucing di Ohio, Amerika Serikat. Mereka sudah menjalankan bisnis makanan untuk hewan peliharaan ini dalam 3 generani selama lebih dari 30 tahun. Selain memproduksi makanan kucing, Blackwood juga memproduksi makanan untuk anjing dan anak anjing (puppy). 

Makanan kucing Blackwood tersedia untuk kucing adult (dewasa) dan kucing kecil (kitten). Nah, pada postingan kali ini kita khusus membahas makanan kucing Blackwood Adult, yah :3

Oiya, makanan kucing Blackwood merupakan salah satu makanan kucing yang sudah No Soy, No Corn, or No Wheat, lho. Jadi kandungan karbohidtratnya lebih sedikit dan tentunya makanan kucing ini jadi lebih sehat dan cocok untuk kucing. Karena pada dasarnya kucing adalah hewan karnivora yang membutuhkan karbohidrat dalam jumlah yang tidak banyak. Namun, ada juga varian Blackwood yang sudah Gain Free, namun produk itu akan di bahas dipostingan yang lain yah :)

Penampakan Kemasan Produk
Berikut ini adalah penampakan penampakan kemasan produk Blackwood Adult Chiken Meal & Brown Rice Recipe:

 Sumber : http://blackwoodpetfood.com/recipes/everyday-adult-cat/


Bentuk dan Tekstur Kibble
Makanan kucing Blackwood Adult Chiken Meal & Brown Rice Recipe memiliki tekstur kibble (biskuit) yang relatif empuk untuk jenis makanan kucing dewasa. Berbentuk seperti gerigi dengan bagian tengahnya berlubang dan berwarna coklat tua gelap. Baunya tidak terlalu menyengat jika dibandingkan dengan makanan kucing Eq*ilibrio Kitten, namun baunya cukup menggoda. Tapi, bagi hidung manusia yang terlatih, pastinya bisa mencium bahwa makanan kucing ini memang berkualitas baik dan dimasak atau diproduksi dengan baik juga.



Kandungan Bahan-Bahan dan Nutrisi
Berikut ini adalah informasi makanan, kandungan bahan, dan kandungan nutrisi dari makanan kucing Blackwood Adult Chiken Meal & Brown Rice Recipe yang diambil dari website http://www.blackwoodpetfood.com :


Apakah Kucing Suka?
Saat pertama kali saya membuka kemasan Blackwood Adult Chiken Meal & Brown Rice Recipe , kucing-kucing disini langsung heboh dan makan dengan lahap... :D
Kebetulan kucing peliharaan juga sebelumnya sudah pernah mengkonsumsi Blackwood Kitten, so saat dilanjutkan dengan Blackwood Adult nggak jadi masalah.


Bagaimana Efek Makanan terhadap Kucing?
Sejauh ini efek manakan kucing ini baik terhadap kucing saya, mereka makan dengan lahap, namun tidak rakus. Induk kucing pup tidak mencret, namun anak kucing pup nya mencret. Sepertinya ini karena saya tidak melakukan 'ritual' pergantian makanan kucing secara bertahap, tapi saya langsung mengganti makanan kucing 100% dengan yang baru.

Oiya, juga kebetulan saat ini saya sedang melakukan penghematan makanan kucing dengan mencampur makanan kucing berkualitas baik dengan makanan kucing kualitas biasa dan hasilnya sesuai dengan yang diharapkan. Kucing-kucing tetap gemuk, bulu nggak rontook, pup padat, nggak lembek/mencri, juga makan tetap lahap, dan keuangan agak sedikit ringan :)

Adakah Kemasan Repack?
Yes, ada. Tersedia kemasan repack 450gram dan 1kg



Harga? 



MULAI MARET 2016 Blackwood Adult DI RADIOKUCING.COM TURUN HARGA!
Blackwood Adult dapat didapatkan dengan harga :
Repack 500gram : 36.500
Repack 1kg : 74.700
Freshpack 1.8kg : 159rb

Oiya, jika ada teman-teman yang membutuhkan makanan kucing Blackwood Adult atau Blackwood Kitten dalam kemasan repack, bisa membeli di Radio Kucing. Karena salah satu misi Radio Kucing adalah menyediakan makanan kucing berkualitas dengan harga terjangkau.


Kesimpulan & Alasan Mengapa Merekomendasikan Makanan Kucing Ini 
Sudah No Soy, No Corn, or No Wheat. Jadi kandungan karbohidtratnya lebih sedikit dan tentunya makanan kucing ini jadi lebih sehat dan cocok untuk kucing. Karena pada dasarnya kucing adalah hewan karnivora yang membutuhkan karbohidrat dalam jumlah yang tidak banyak. Memang makanan kucing ini belum gain free, namun rice alias beras yang digunakan adalah beras merah, so lebih sehat tetunya. Selain itu makanan kucing ini juga di produksi oleh produsen yang jelas, jadi semakin membuat hati tenang saat memberikan makanan kucing ini kepada mpus-mpus di rumah :)


Semoga tulisan ini bermanfaat bagi Cat People semua-muanyah :)
Oiya, sumber tulisan ini berasal dari pengalaman pribadi saya dan beberapa sumber internet.

Sincerly,
Radio Kucing  - @juwies



NB : Bagi yang akan mengambil/mengutip/copy paste/copas postingan/tulisan dari Radio Kucing harap menyertakan Radio Kucing sebagai sumber (beserta link-nya). Terimakasih.


========================

Ingin belanja makanan kucing, obat-obatan, kandang, vitamin, aksesoris, dan pengrlengkapan kucing lainnya dengan harga murah dan aman? Kunjungi Toko Juwies Radio Kucing ya! :)

Klik pada gambar untuk langsung mengunjungi! :)


Untuk Cat Lover yang ingin belanja langsung via whatsapp/line sambil ngobrol santai / konsultasi ringan mengenai kucing, silahkan hubungi:

Line: juwies
Instagram: radiokucing (bisa juga melalui klik pada gambar di atas)
Whatsapp: O856-2I2-647O (bisa juga melalui klik pada gambar di atas)

Makaciw!
Salam Paw Paw Paw Si Belang ~