Wednesday, December 6, 2017

Hai Cat People!
Kalian pernah ngga sih merasa kebingungan untuk mengurus si meong?

Hmm...
Kayaknya hampir semua pemilik kucing pasti pernah ngalamin hal ini ya. Memelihara kucing memang ngga gampang, guys. Dibutuhkan ketelatenan dan perawatan yang tepat agar kucing kesayangan kita  bisa tumbuh sehat. Perawatan pada kucing harus disesuaikan dengan ras dan tingkat usianya karena kebutuhannya pun akan berbeda-beda. Kucing persia adalah salah satu jenis kucing yang memerlukan perawatan ekstra karena memiliki bulu yang panjang dan tebal. Selain itu, kucing persia juga termasuk hewan yang rentan terserang penyakit, lho.


Merawat anak kucing memang lebih sulit dibanding kucing dewasa. Perlu diberikan perhatian khusus, apalagi jika dalam perawatannya tanpa induk. Tapi jika perawatan pada anak kucing persia dilakukan dengan benar, maka tumbuh kembang selanjutnya pun akan baik. Nah berikut ini akan kami berikan cara merawat anak kucing persia. Yuk simak!
  1. Menjaga Kesehatan Induk Kucing
    Jika memiliki indukan, kesehatan induk kucing harus diperhatikan terlebih dahulu. Karena anak kucing dengan usia di bawah 3 bulan masih menyusu kepada induknya. Apabila si induk tidak sehat, maka anak kucing pun menjadi tidak sehat dan begitu pun sebaliknya. Berikan asupan yang baik pada induk kucing agar nutrisi tersebut dapat tersalur pada anak kucing melalui air susunya. Jika anak kucing tidak memiliki indukan, berikanlah susu dan makanan yang sesuai dengan usianya.
  2. Berikan Makanan Dengan Nutrisi yang Tepat
    Memberikan makanan pada kucing tidak bisa sembarangan lho, apalagi untuk anak kucing. Kucing memerlukan makanan yang tepat agar nutrisinya terpenuhi. Pilihlah makanan yang sesuai dengan tingkat usia dan kebutuhannya. Jika ingin memberinya susu, jangan berikan susu sapi karena bisa menyebabkan diare. Berikanlah susu formula khusus untuk anak kucing. Berikan juga air minum yang matang agar terhindar dari kuman. Untuk makanannya, kalian harus memilihkan makanan basah untuk bayi kucing. Apabila mereka sudah lebih besar dan giginya cukup kuat untuk menggigit, boleh diberikan makanan kering yang sesuai dengan usianya (kitten).
  3. Grooming Secara Teratur
    Kucing persia memerlukan grooming yang rutin. Grooming bisa dilakukan di pet shop, salon hewan, atau di rumah. Namun untuk anak kucing persia sebaiknya lakukan grooming di rumah saja oleh pemiliknya. Bayi kucing tak perlu dimandikan, cukup lap saja badannya dengan tisu basah dan taburi badannya dengan bedak kucing. Jika sudah berusia dua atau tiga bulan, kucing boleh dimandikan tapi sebaiknya dengan air hangat. Sisir bulu kucing setiap hari agar tidak menggumpal dan mengangkat bulu-bulu yang rontok agar tidak tertelan. Bersihkan juga area wajah (mata, hidung, telinga, dan mulut) anak kucing.
  4. Berikan Tempat yang Nyaman dan Bersih
    Kucing persia lebih cocok berada di dalam ruangan karena suhu dan kelembaban sangat memengaruhi kesehatannya. Suhu yang baik adalah 20 hingga 24 derajat celcius agar membuat bulunya tak mudah rontok. Namun karena anak kucing persia belum memiliki bulu yang lebat dan badannya pun masih kecil, sebaiknya berikan lampu atau lapisi tempat tidurnya dengan kain agar hangat. Jangan lupa untuk selalu menjaga kebersihan kandang, tempat makan, dan litter box milik kucing.
  5. Rutin Periksakan ke Dokter Hewan
    Pergilah ke dokter hewan setiap 3 bulan sekali untuk memeriksakan kesehatan anak kucing kalian. Dan jangan lupa untuk memberikan vaksin pada kucing agar terhindar dari berbagai penyakit. Memiliki kucing yang sehat tentu menjadi idaman semua pemilik kucing, kan?

Nah, itulah beberapa cara merawat anak kucing persia. Semoga bisa membantu Cat People untuk merawat kucingnya dengan lebih baik ya. Selain tips-tips di atas, jangan lupa untuk selalu mengajak anak kucing kalian bermain agar mereka selalu senang! 

Semoga bermanfaat.