Radio Kucing Paw's Story : Karang Gigi pada Kucing!
Hallow Cat Lovers!
Cat Lovers!Siapa di sini yang pernah lagi asyik unyel-unyel si kucing, eh tiba-tiba dia ngeong pas banget di depan wajah kamu... terus langsung tercium aroma mulut yang semerbak yang makin hari makin menyengat?
Aromanya tuh campur aduk. Ada aroma jigong kucing, dry food, wet food, ikan, ayam... pokoknya semua aroma khas nya itu menyatu jadi satu, yang bikin kita otomatis refleks buat mundurin kepala tiap mereka ngeong!
Awalnya mungkin kamu mengira itu hal yang wajar. Toh, namanya juga kucing.
Tapi... kalau bau mulut si kucing semakin lama semakin tidak wajar, bahkan sampai tercium aroma busuk berlebihan, jangan dianggap sepele ya Cat Lovers!
Karena kondisi ini bisa menjadi salah satu tanda adanya masalah kesehatan pada mulut si kucing.
Salah satunya adalah penumpukan plak yang lama-kelamaan akan mengeras menjadi karang gigi.
"Loh, Min... memangnya karang gigi tuh bahaya ya Min?”
Eits... tunggu dulu, Cat Lovers! Sebelum kita membahas seberapa bahayanya karang gigi pada kucing, yuk kenalan dulu sama si "biang kerok" yang satu ini.
Sebenarnya, apa itu karang gigi? Kenapa bisa terbentuk? Apa saja tanda-tandanya? Dan benarkah karang gigi bisa membahayakan kesehatan si kucing?
So, tanpa berlama-lama lagi, yuk kita bahas di postingan Radio Kucing Paw's Story kali ini!
Oke, Cat Lovers!
Sekarang kita kenalan dulu sama si "biang kerok" yang satu ini. Sebenarnya, apa sih karang gigi itu? Dan bagaimana proses terbentuknya?
Nah, coba deh kita bayangin sebentar. Kita sebagai manusia aja dianjurkan rutin menyikat gigi supaya sisa makanan nggak menumpuk, kan? Nah, pernah kepikiran nggak, kalau kucing kan nggak pernah sikat gigi. Terus, ke mana ya perginya sisa-sisa makanan yang menempel di gigi mereka?
Nah, jawabannya ternyata nggak semuanya hilang, Cat Lovers.
Sebagian memang ikut terbawa air liur saat si kucing makan atau minum. Tapi sebagian lainnya tetap bakalan menempel di permukaan giginya.
Nah, dari sinilah masalah mulai muncul.
Sisa makanan yang menempel tersebut lama-kelamaan bercampur dengan bakteri yang ada di dalam mulut serta air liur, lalu membentuk lapisan tipis yang disebut plak.
Kalau plak ini tidak dibersihkan, plak akan terus menumpuk dan bercampur dengan mineral yang terdapat di dalam air liur. Lama-kelamaan, plak akan mengeras dan akhirnya berubah menjadi karang gigi.
Jadi, sederhananya begini ya, Cat Lovers. Karang gigi itu sebenarnya adalah plak yang sudah mengeras dan menempel kuat pada permukaan gigi si kucing.
MESKIPUN TERLIHAT SEPELE, KARANG GIGI PADA KUCING JANGAN DIANGGAP REMEH DAN DIBIARKAN BEGITU SAJA YA, CAT LOVERS!
Karena kalau terus dibiarkan, karang gigi bisa memicu berbagai masalah pada kesehatan mulut si kucing.
"Terus... apa aja sih tanda-tanda kalau si kucing mulai kena karang gigi?"
Nah, sebenarnya ada beberapa tanda yang bisa Cat Lovers perhatikan. Yang paling sering adalah bau mulut yang semakin menyengat, gusi tampak merah atau bengkak, serta munculnya lapisan kuning hingga kecokelatan pada permukaan gigi.
Dan percaya deh, bau mulut akibat karang gigi itu benar-benar berbeda dari bau mulut kucing yang biasanya. Baunya jauh lebih tajam, menyengat, dan tidak sedap. Sekali tercium, pasti langsung bikin Cat Lovers sadar kalau ada yang nggak beres dengan kesehatan mulut si kucing.
Nah, kalau tanda-tanda ini terus diabaikan, karang gigi bisa berkembang menjadi masalah yang lebih serius.
Awalnya mungkin hanya menyebabkan radang gusi atau gingivitis, sehingga gusi si kucing tampak merah, bengkak, bahkan mudah berdarah. Lama-kelamaan, kondisi ini bisa membuat giginya menjadi goyang hingga tanggal, sehingga si kucing akan merasa nyeri dan kesulitan saat makan.
Akibatnya, nafsu makan pun bisa menurun. Si kucing mungkin jadi lebih rewel saat makan, hanya mau makanan yang lembut, bahkan berat badannya bisa ikut turun.
Yang lebih mengkhawatirkan lagi, bakteri yang menumpuk di rongga mulut dapat masuk ke aliran darah dan, pada kondisi tertentu, menyebar ke organ-organ penting seperti jantung, ginjal, maupun hati!
Jadi… semakin banyak karang gigi yang terbentuk, semakin besar pula risiko penyakit gusi dan gangguan organ lain pada si kucing.
“Terus… harus gimana dong min?????”
Nah, kalau Cat Lovers mulai melihat tanda-tanda adanya masalah pada kesehatan gigi dan mulut si kucing yang tadi sudah kita bahas, jangan diabaikan ya!
Segera periksakan si kucing ke dokter hewan agar kondisi kesehatan mulutnya bisa diperiksa lebih lanjut.
Kalau dari hasil pemeriksaan ternyata karang giginya sudah mulai menumpuk dan mengeras, menyikat gigi saja biasanya sudah tidak cukup untuk menghilangkannya, Cat Lovers.
Karena karang gigi yang sudah mengeras menempel sangat kuat pada permukaan gigi, penanganannya pun perlu dilakukan oleh dokter hewan melalui prosedur yang disebut...
SCALING GIGI!
Yap! Kamu nggak salah dengar, Cat Lovers.
Scaling gigi bukan cuma dilakukan pada manusia, lho. Kucing juga bisa menjalani prosedur ini untuk membersihkan karang gigi yang sudah mengeras dan sulit dihilangkan hanya dengan perawatan biasa di rumah.
Selain bisa untuk membersihkan karang gigi, scaling gigi juga memiliki banyak manfaat untuk kesehatan si kucing, di antaranya :
- Mencegah penyakit pada mulut, seperti radang gusi, infeksi, dan berbagai gangguan kesehatan gigi lainnya.
- Membuat si kucing lebih nyaman saat makan, sehingga nafsu makannya bisa kembali membaik karena tidak lagi merasa nyeri pada mulutnya.
- Membantu menjaga kesehatan tubuh secara keseluruhan, karena kesehatan rongga mulut juga berhubungan dengan kesehatan organ-organ penting seperti jantung, ginjal, dan hati.
- Meningkatkan kualitas hidup si kucing, sehingga mereka bisa terhindar dari bau mulut, nyeri pada mulut, dan rasa tidak nyaman saat beraktivitas!
Prosedur ini dilakukan sesuai dengan kondisi kesehatan gigi si kucing dan berdasarkan hasil pemeriksaan dokter hewan.
Biasanya, dokter hewan akan menyarankan pemeriksaan kesehatan gigi secara rutin, sekitar setiap 6–12 bulan sekali. Dari pemeriksaan itulah dokter akan menilai apakah si kucing sudah membutuhkan scaling atau belum. Jadi, frekuensi scaling bisa berbeda-beda pada setiap kucing, tergantung kondisi kesehatan gigi dan mulutnya.
"Terus, kalau sudah scaling, berarti gigi si kucing langsung bersih terus dong??
Eits... belum tentu ya, Cat Lovers.Scaling memang akan membersihkan karang gigi yang sudah menempel dan mengeras.
Tapi bukan berarti karang gigi tidak akan muncul lagi. Kalau setelah itu kesehatan gigi si kucing tidak dirawat dengan baik, plak bisa kembali menumpuk dan lama-kelamaan berubah menjadi karang gigi lagi.
Nah, supaya karang gigi tidak cepat terbentuk kembali, ada beberapa cara sederhana yang bisa Cat Lovers lakukan di rumah!
- Rutin menyikat gigi si kucing menggunakan sikat dan pasta gigi khusus kucing
- Berikan makanan atau snack dental treat khusus yang diformulasikan untuk membantu menjaga kebersihan gigi dan mengurangi penumpukan plak.
- Sediakan mainan kunyah atau dental toys yang dapat membantu membersihkan permukaan gigi sekaligus menjadi aktivitas bermain yang menyenangkan untuk si kucing.
- Lakukan pemeriksaan kesehatan gigi secara rutin ke dokter hewan. Dengan pemeriksaan rutin, masalah pada gigi dan mulut bisa dideteksi lebih awal sebelum berkembang menjadi lebih serius.
Jadi, Cat Lovers!
Karang gigi itu bukan hanya sekadar noda kuning atau cokelat yang menempel di gigi si kucing. Karang gigi merupakan penumpukan plak yang mengeras dan menjadi tempat berkembangnya bakteri. Jika dibiarkan, kondisi ini bisa menyebabkan bau mulut yang berlebihan, radang gusi, nyeri saat makan, gigi goyang, hingga meningkatkan risiko infeksi yang dapat mempengaruhi kesehatan tubuhnya.
Karena itu, jangan tunggu sampai si kucing menunjukkan tanda-tanda kesakitan. Lakukan pemeriksaan gigi secara rutin, biasakan merawat kesehatan giginya di rumah denga menggosok gigi mereka atau menggunakan produk kesehatan khusus untuk gigi kucing dan segera konsultasikan ke dokter hewan apabila karang gigi sudah mulai menumpuk atau si kucing menunjukkan gejala yang mencurigakan.
Ingat ya, Cat Lovers... kucing memang tidak bisa mengatakan kalau mulutnya sedang sakit. Tapi sebagai pemilik, kita bisa mengenali tanda-tandanya lebih awal dan memberikan penanganan yang tepat.
Karena gigi dan mulut yang sehat bukan hanya membuat si kucing lebih nyaman saat makan, tetapi juga membantu menjaga kesehatan tubuhnya secara menyeluruh, sehingga mereka dapat menjalani hidup yang lebih sehat, nyaman, dan bahagia di sepanjang hidupnya!
Nah, kalau Cat Lovers lagi cari kebutuhan untuk si kucing kesayangan, mulai dari mainan, dry food, wet food, snack, pasir, vitamin, obat, sampai berbagai perlengkapan lainnya, semuanya bisa kamu temukan di Radio Kucing!
Apalagi, di Radio Kucing kamu bisa belanja kebutuhan kucing dengan lebih hemat. Cukup gabung jadi member, dan kamu bisa dapetin voucher belanja di setiap pembelian item perlengkapan si kucing!
Jadi, kebutuhan kucing terpenuhi, dompet pun tetap aman.
Pada akhirnya, kucing happy… kita pun happy.
So, tunggu apa lagi? Penuhi kebutuhan kucing kamu hanya di Radio Kucing!
Buat kamu yang pengen liat postingan lebih lengkap nya bisa langsung cek postingannya di video youtube Radio Kucing di Radio Kucing Paw's Story : Karang Gigi pada Kucing!
Semoga tulisan ini bermanfaat bagi Cat People semuanyah!!
Oiya, sumber tulisan ini berasal dari berbagai sumber dan pengalaman pribadi Tim Radio Kucing.
Sincerly,
Tim Radio Kucing.
NB : Bagi yang akan mengambil/mengutip/copy paste/copas postingan/tulisan dari Radio Kucing, harap menyertakan Radio Kucing sebagai sumber (beserta link-nya). Terimakasih.
========================
Ingin belanja makanan kucing, obat-obatan, kandang, vitamin, aksesoris, dan pengrlengkapan kucing lainnya dengan harga murah dan aman? Kunjungi Toko Juwies Radio Kucing ya! :)


.png)
.png)
.png)
.png)

.png)

.png)







Comments
Post a Comment
Halo. Terimakasih telah mengunjugi Blog Radio Kucing. Mari berkomentar dgn bijak dan sharing pengalaman tentang Kucing, our adorable pets! :D