Radio Kucing Paw's Story : Fakta Unik Tentang Hidung Gemas si Kucing!

Hallow Cat Lovers!

Kalau ngomongin tentang kucing, biasanya kita langsung keinget sama tingkah mereka yang absurd dan penuh kejutan. Saking uniknya, terkadang kita sampai penasaran dan alhasil pengen tau lebih banyak deh, tentang tingkah ajaib si kucing kesayangan

Eits, tapi-tapi-tapi!

Kali ini di Radio Kucing Paw’s Story, kita nggak akan membahas tingkah unik bin ajaib si kocheng, melainkan kita akan bahas salah satu bagian tubuhnya yang nggak kalah menarik!

Meskipun ukurannya mungil, terlihat gemas, dan sering bikin kita pengen noel-noel dan pencet-pencetin, ternyata bagian tubuh yang satu ini punya banyak fakta unik, lho!

Yap! Apalagi kalau bukan hidung gemes si kucing!

AYOLOHH? Siapa disini yang suka gemes noel-noel atau pencet-pencetin hidung si kucing kesayangan??? AKU AKU AKUUUU!!! 

Nah, pertanyaannya pernah gak sih kamu kepikiran kalau hidung si kucing ternyata punya banyak keistimewaan? Kelihatannya sih cuma hidung gemas biasa, ya. Eits, tapi jangan salah! Ini bukan hidung sembarang hidung, lho!

Di balik bentuknya yang mungil dan menggemaskan, ternyata ada banyak hal menarik yang mungkin belum pernah pawrents ketahui!

Penasaran apa aja keunikannya? Yuk, kita kenalan lebih dekat dengan hidung gemas si kocheng di postingan Radio Kucing Paw’s Story kali ini!
  1. SETIAP HIDUNG KUCING PUNYA POLA YANG UNIK DAN WARNA HIDUNG YANG BERAGAM!
    Coba deh, perhatiin hidung si kucing dari dekat!Kalau dilihat sekilas, hidung kucing mungkin terlihat mulus dan sederhana. Tapi, kalau diperhatikan lebih dekat, permukaannya punya pola garis, lekukan, dan tekstur yang khas, lho! Menariknya, pola pada permukaan hidung ini bisa berbeda antara satu kucing dengan kucing lainnya. Karena itulah, pola hidung kucing sering diibaratkan seperti sidik jari manusia yang punya ciri khas tersendiri! Nggak cuma polanya yang unik, warna hidung kucing juga beragam! Ada yang merah muda, hitam, cokelat, abu-abu bahkan ada juga yang hidungnya mix alias perpaduan warna kayak gini!
    Nah, perbedaan warna ini berkaitan dengan pigmentasi, yaitu proses yang melibatkan pigmen pemberi warna pada jaringan tubuh. Faktor genetik dan warna bulu juga bisa berkaitan dengan warna hidung si kucing, lho! Bahkan, pada beberapa kucing, warna hidung bisa tampak sedikit berubah karena faktor seperti suhu atau perubahan kondisi kulit. Namun, kalau warna hidung berubah secara tiba-tiba, terutama disertai luka, bengkak, atau gejala lain, sebaiknya periksakan ke dokter hewan, ya! Gimana? Unik banget kan?
  2. PENCIUMAN KUCING JAUH LEBIH TAJAM DIBANDINGKAN DENGAN MANUSIA!
    Tahukah Cat Lovers? Ternyata, kucing memiliki sekitar 200 juta reseptor penciuman, lho! Jumlah ini jauh lebih banyak dibandingkan manusia yang memiliki sekitar 5–6 juta reseptor penciuman.
    Nggak heran kalau kemampuan penciuman kucing jauh lebih peka dibandingkan kita dalam mendeteksi berbagai aroma!

    Buat manusia, aroma mungkin membantu kita mengenali bau makanan atau mengetahui aroma di sekitar. Tapi, buat si kucing, aroma punya peran yang jauh lebih besar!

    Lewat indra penciumannya, kucing bisa mengenali bau yang familiar, mendeteksi keberadaan hewan lain, hingga memperoleh informasi tentang lingkungan di sekitarnya.

    Jadi, bagi kucing, mencium aroma bukan sekadar mengenali bau, tetapi juga menjadi salah satu cara untuk memahami dunia di sekitar mereka!

  3. KUCING BISA MEMBEDAKAN KUCING LAIN LEWAT AROMA!
    Kucing bisa memperoleh informasi tentang kucing lain melalui aroma tubuh dan tanda bau yang ditinggalkan. Informasi ini membantu mereka mengenali kucing yang sudah familiar serta mengetahui keberadaan kucing lain di sekitarnya.

    Makanya, jangan heran kalau dua kucing yang baru bertemu sering saling mengendus, terutama di area wajah,  tubuh atau pantat. Karena perilaku ini merupakan salah satu cara mereka untuk mengumpulkan informasi tentang satu sama lain!

  4. KUCING PUNYA ORGAN KHUSUS UNTUK MENDETEKSI SENYAWA!
    Kemampuan kucing dalam mengenali berbagai aroma nggak cuma mengandalkan hidungnya saja, lho!

    Kucing juga memiliki organ khusus bernama organ vomeronasal, atau yang dikenal sebagai organ Jacobson. Organ ini terletak di bagian dasar rongga hidung dan terhubung dengan rongga mulut melalui saluran kecil. Fungsinya adalah membantu mendeteksi senyawa kimia tertentu, termasuk feromon.

    Nah, feromon sendiri merupakan senyawa kimia yang membawa informasi antarindividu dalam spesies yang sama. Menariknya, informasi kimia ini juga berkaitan dengan cara kucing berinteraksi dengan lingkungan dan sesamanya!

    Contohnya, saat si kucing menggosokkan pipinya ke sudut meja, kaki kursi, atau bahkan ke kaki kalian!

    Nah, ternyata, perilaku ini bukan sekadar kebiasaan atau bentuk interaksi biasa, lho! Kucing memiliki kelenjar yang menghasilkan sekresi beraroma di area wajah dan beberapa bagian tubuh lainnya. Saat menggosokkan pipinya ke suatu benda, mereka bisa meninggalkan penanda aroma di permukaan tersebut.

    Penanda aroma ini menjadi salah satu cara kucing memberikan informasi kimia di lingkungannya dan berperan dalam interaksi sosial mereka.

    Jadi, kalau si kucing suka menggosokkan pipinya ke benda atau ke tubuh kalian, bisa jadi dia sedang meninggalkan aroma khasnya sekaligus berinteraksi dengan lingkungan sekitarnya!

  5. AROMA MAKANAN BISA MEMPENGARUHI NAFSU MAKAN KUCING!

    “Hah? Emang apa hubungannya, Min?”

    Jadi, buat si kucing, aroma makanan punya peran penting, lho! Selain membantu mereka mengenali makanan, aroma juga bisa membuat makanan terasa lebih menarik untuk disantap.

    Nah, ketika hidung kucing tersumbat, misalnya akibat infeksi saluran pernapasan, kemampuan mereka untuk mencium aroma makanan bisa berkurang. Akibatnya, makanan yang biasanya mereka sukai bisa terasa kurang menarik.

    Alhasil, si kucing pun bisa kehilangan minat untuk makan, meskipun itu makanan favoritnya

    Makanya, kalau si kucing tiba-tiba kehilangan nafsu makan, jangan langsung menganggap mereka cuma bosan dengan makanannya, ya!

    Coba perhatikan juga apakah ada gejala lain, seperti bersin, hidung berair, atau mata berair. Jika anabul tidak mau makan sama sekali, segera hubungi dokter hewan, terutama jika disertai gejala lain atau terlihat lemas.

    Karena ternyata, indra penciuman bukan cuma membantu kucing mengenali berbagai aroma, tetapi juga berperan penting dalam ketertarikan mereka terhadap makanannya!
Nah, sekarang udah tahu, kan, kalau hidung kucing bukan cuma bagian wajah yang bikin mereka terlihat gemas, tetapi juga punya peran penting dalam membantu mereka mengenali dunia di sekitarnya!

Lewat indra penciumannya, kucing bisa mendeteksi berbagai aroma, mengenali bau yang familiar, menemukan makanan, hingga memperoleh informasi tentang lingkungan dan kucing lain.

Makanya, meskipun terlihat mungil dan sederhana, hidung kucing punya fungsi yang jauh lebih penting daripada sekadar indra penciuman, lho!

Nah, karena penciuman berperan penting dalam kehidupan sehari-hari kucing, kita juga perlu memperhatikan kondisi hidung dan kesehatan anabul secara keseluruhan, ya, Cat Lovers!

Kalau hidung kucing tersumbat saat sakit, misalnya akibat infeksi saluran pernapasan, kemampuan mereka untuk mencium aroma makanan bisa berkurang. Akibatnya, mereka jadi kurang tertarik untuk makan.

Jadi, kalau Cat Lovers melihat hidung si kucing mengeluarkan cairan kental, mengalami perubahan yang tidak biasa, atau disertai bersin terus-menerus dan nafsu makan menurun, jangan dianggap sepele, ya! Sebaiknya konsultasikan dengan dokter hewan untuk mengetahui penyebabnya dan mendapatkan penanganan yang tepat.

Dengan mengenali kebiasaan dan memperhatikan perubahan kecil pada anabul, kita bisa lebih peka ketika ada sesuatu yang nggak beres dengan kesehatannya.
Jadi, gimana, Cat Lovers? Ternyata, hidung mungil si kucing punya banyak keunikan dan fungsi penting, kannn?
Nah, buat Cat Lovers yang lagi cari makanan atau snack yang enak dan bernutrisi buat si kucing kesayangan, kalian bisa temuin berbagai kebutuhan anabul, mulai dari dry food, wet food, snack, sampai perlengkapan lainnya di Radio Kucing!

Apalagi, belanja di Radio Kucing juga bisa lebih hemat kalau kalian gabung jadi member! Karena setiap pembelian item perlengkapan si kucing, kalian bisa mendapatkan voucher belanja.

Jadi, kebutuhan si kucing tetap terpenuhi, mereka bisa tetap menikmati makanan favoritnya, dan kita pun bisa belanja dengan lebih hemat. 

Karena kalau si kucing happy, kita juga ikutan happy. 

So, tunggu apa lagi? Penuhi kebutuhan si kucing hanya di Radio Kucing!

Buat kamu yang pengen liat postingan lebih lengkap nya bisa langsung cek postingannya di video youtube Radio Kucing di Radio Kucing Paw's Story : Fakta Unik Tentang Hidung Gemas si Kucing!

Semoga tulisan ini bermanfaat bagi Cat People semuanyah!!

Oiya, sumber tulisan ini berasal dari berbagai sumber dan pengalaman pribadi Tim Radio Kucing.

Sincerly,
Tim Radio Kucing.

NB : Bagi yang akan mengambil/mengutip/copy paste/copas postingan/tulisan dari Radio Kucing, harap menyertakan Radio Kucing sebagai sumber (beserta link-nya). Terimakasih. 

========================

Ingin belanja makanan kucing, obat-obatan, kandang, vitamin, aksesoris, dan pengrlengkapan kucing lainnya dengan harga murah dan aman? Kunjungi Toko Juwies Radio Kucing ya! :)

Klik pada gambar untuk langsung mengunjungi! :)
Makaciw!
Salam Paw Paw Si Belang~

Comments

Popular posts from this blog

Review Obat Cacing Drontal Cat Tablets

Review Makanan Kucing Whiskas Junior (Kitten)

Review Makanan Kucing Merk Felibite buatan Indonesia

Review Makanan Kucing BOLT Tuna Cat Food

Review Obat Cacing Combantrin Anak Rasa Jeruk untuk Kucing Cacingan

Review Makanan Kucing Equilibrio Kitten