Radio Kucing Paw's Story : Apakah Kucing Putih itu Beneran Blow-on?
Hallow Cat Lovers!
Cat Lovers! Coba absen di kolom komentar siapa aja disini yang punya kucing berbulu putih di rumah?? Jujurly nih ya Cat Lovers.. kucing putih itu selalu punya daya tarik sendiri.
Warna bulunya yang bersih, terang, kelihatannya kalem, anggun, dan sering bikin orang langsung jatuh hati sejak pandangan pertama akan ke cantikan warna bulunya ini!
Nggak heran kalau banyak yang bilang, kucing putih itu keliatan pintar, kalem, lembut, dan elegan, kayak kucing bangsawan di dunia per-kucingan!
Eitss! Tapi-tapi-tapi!
Kalau ngomongin soal kucing putih, pernah nggak sih kamu kepikiran… kenapa ya mereka tuh sering banget disebut sebagai kucing yang “blow-on”?
Padahal dari tampilannya, kucing putih justru terlihat cantik, tenang, dan penuh pesona. Terus… kenapa ya label itu bisa melekat ke hampir setiap kucing berbulu putih?
So, tanpa berlama-lama yuk kita langsung bahas di Radio Kucing Paw’s Story kali ini!
Jadi gini Cat Lovers!
Label “blow-on” yang sering dilekatkan pada kucing putih sebenarnya bukan muncul tanpa alasan, tapi lebih karena kesan visual yang mereka tampilkan.
Warna bulu putih yang bersih dan tenang bikin raut wajah kucing putih terlihat lebih polos, lugu, dan sering kali terkesan bengong atau planga-plongo. Ekspresi mereka yang cenderung datar ini, ditambah tingkah laku yang kadang absurd, random, dan di luar nalar, bikin banyak orang salah paham.
Apalagi, kucing putih sering banget muncul di berbagai video viral dari mancanegara dengan kelakuan uniknya.
Perpaduan antara ekspresi planga-plongo yang khas dan aksi absurd inilah yang lama-kelamaan membentuk stereotip bahwa kucing putih itu “blow-on” atau terlihat lamban.
Padahal, kesan tersebut lebih banyak datang dari cara kita menafsirkan ekspresi mereka, bukan dari tingkat kecerdasan atau sifat asli kucing putih itu sendiri.
Kalau kita geser sedikit sudut pandangnya, kucing putih bukan nggak ngerti apa-apa, tapi justru punya cara merespons dunia yang berbeda!
Nah, yang sering bikin kucing putih terlihat lebih lebih sensitif, sebenarnya datang dari faktor-faktor lain. Antara lain seperti :
- Faktor Genetik dan Pendengaran,
Beberapa kucing putih, terutama yang bermata biru, memang memiliki risiko gangguan pendengaran bawaan. Ketika pendengarannya terbatas, mereka jadi lebih mengandalkan penglihatan dan getaran di sekitarnya. Makanya, sentuhan tiba-tiba atau gerakan mendadak bisa bikin mereka kaget bukan karena lebay, tapi karena refleks alami.
- Lingkungan dan Pengalaman Hidup,
Kucing yang pernah mengalami trauma dan tumbuh di lingkungan yang kurang nyaman, cenderung jadi lebih waspada terhadap sekitarnya. Reaksi ini sering salah kaprah dianggap sebagai “blow-on”, padahal sebenarnya itu bentuk kehati-hatian.
- Cara Manusia Memperlakukan Mereka,
Kucing yang sering dipeluk secara tiba-tiba, disentuh tanpa aba-aba, atau diganggu saat sedang tenang, lama-kelamaan bisa menjadi lebih sensitif dan mudah bereaksi.
- Kepribadian Individu, Sama seperti manusia, setiap kucing punya karakter yang berbeda-beda. Ada yang santai, ada yang aktif, dan ada juga yang super peka, dan semua itu normal.
Jadi, Cat Lovers! Kalau kita tarik kesimpulannya nih… anggapan bahwa kucing putih itu “blow-on” sebenarnya nggak sepenuhnya tepat dan jelas nggak bisa disamaratakan ke semua kucing putih.
Karena faktanya, warna bulu bukan penentu sifat atau kepribadian kucing. Setiap kucing punya karakter yang dibentuk oleh banyak faktor lain, mulai dari pengalaman masa kecil, lingkungan tempat tinggal, cara manusia di sekitarnya memperlakukan mereka, sampai kondisi kesehatan tertentu.
Yang sering terjadi, kucing putih memang terlihat lebih sensitif atau mudah bereaksi terhadap lingkungan. Salah satu alasannya, beberapa kucing putih, terutama yang bermata biru, memiliki risiko gangguan pendengaran bawaan. Kondisi ini bisa membuat mereka lebih kaget terhadap getaran, sentuhan tiba-tiba, atau perubahan lingkungan.
Sayangnya, reaksi ini sering disalahartikan sebagai “blow-on”, padahal bisa jadi itu hanyalah bentuk kewaspadaan, respons alami, atau mekanisme bertahan diri.
Di sisi lain, banyak juga kucing putih yang cerdas, tenang, dan responsif. Ini membuktikan bahwa kepribadian kucing jauh lebih kompleks daripada sekadar warna bulu. Mau putih, hitam, oren, atau belang, setiap kucing tetap punya karakter dan cara merespons dunia yang berbeda-beda.
Yang terpenting, apa pun warna bulunya, kita sebagai pemilik tentu punya tanggung jawab untuk memberikan yang terbaik demi kesehatan dan kenyamanan kucing kesayangan!
Nah, kalau Cat Lovers lagi cari kebutuhan untuk si kucing kesayangan, mulai dari mainan, dry food, wet food, snack, pasir, vitamin, obat, sampai berbagai perlengkapan lainnya, semuanya bisa kamu temukan di Radio Kucing!
Apalagi, di Radio Kucing kamu bisa belanja kebutuhan kucing dengan lebih hemat. Cukup gabung jadi member, dan kamu bisa dapetin voucher belanja di setiap pembelian item perlengkapan si kucing!
Jadi, kebutuhan kucing terpenuhi, dompet pun tetap aman.
Pada akhirnya, kucing happy… kita pun happy.
So, tunggu apa lagi? Penuhi kebutuhan kucing kamu hanya di Radio Kucing!
Semoga tulisan ini bermanfaat bagi Cat People semuanyah!!
Oiya, sumber tulisan ini berasal dari berbagai sumber dan pengalaman pribadi Tim Radio Kucing.
Sincerly,
Tim Radio Kucing.
NB : Bagi yang akan mengambil/mengutip/copy paste/copas postingan/tulisan dari Radio Kucing, harap menyertakan Radio Kucing sebagai sumber (beserta link-nya). Terimakasih.
========================
Ingin belanja makanan kucing, obat-obatan, kandang, vitamin, aksesoris, dan pengrlengkapan kucing lainnya dengan harga murah dan aman? Kunjungi Toko Juwies Radio Kucing ya! :)











Comments
Post a Comment
Halo. Terimakasih telah mengunjugi Blog Radio Kucing. Mari berkomentar dgn bijak dan sharing pengalaman tentang Kucing, our adorable pets! :D