Radio Kucing Paw's Story : Kenapa Banyak Orang yang Lebih Milih Curhat sama Kucing?

Hallow Cat Lovers!

Cat Lovers, kalian sadar nggak sih…Akhir-akhir ini makin banyak orang yang tanpa sadar atau malah dengan senang hati ngobrol sama kucing?

Entah itu ngobrol dengan kucing yang ditemui di jalan, di cafe-cafe, atau dengan kucing kesayangan di rumah.

Atau jangan-jangan…

kamu sendiri yang sering tiba-tiba keceplosan ngobrol, bahkan sampai curhat oversharing ke si kucing kesayangan?

EITS! Tenang temen-temen! Kalian nggak sendirian kok! Karena mimin yakin pasti pawrent-pawrent di seluruh dunia ngelakuin hal yang sama! Entah itu ngobrol sama hewan peliharaan mereka sendiri, atau ke anabul-anabul disekitar lainnya! Dan jujur aja… mimin juga ngelakuin hal yang sama, hehe~

Rasanya tuh nggak afdol banget kalau pulang sekolah atau kerja nggak nyapa kucing dulu. Ujung-ujungnya   malah bablas cerita panjang lebar tentang hari yang dijalanin. Udah kayak sesi curhat aja gitu! Padahal dibales cuma pake bengongan, muka planga-plongo, atau paling banter, ya dapat meongan dari si kucing.

Tapi pernah nggak sih kepikiran…kenapa banyak pawrent justru lebih nyaman ngobrol sama hewan peliharaannya, salah satunya dengan si kucing? Padahal kan, mereka nggak benar-benar ngerti apa yang kita ucapkan.

Tapi anehnya…. kenapa rasanya tetap lega ya?

Nah, di postingan Radio Kucing Paw’s Story kali ini, Radio Kucing bakal ngebahas alasan kenapa banyak orang memilih curhat ke kucing, dan manfaat apa aja sih yang bisa kita rasakan dari kebiasaan ini?

So, tanpa berlama-lama lagi, kita mulai pembahasannya! 
Jadi, Cat Lovers!

Seperti yang kita tahu, hewan peliharaan kini tidak lagi dianggap sekadar hewan saja, melainkan sudah menjadi teman bagi manusia. Tak jarang, saat tidak ada teman untuk berbagi cerita, kita justru memilih kucing sebagai teman bicara. Mulai dari sekadar menyapa, memuji tingkah lucunya, menanyakan apakah mereka lapar, sampai curhat tentang keluh kesah hidup yang terasa begitu melelahkan dan menyebalkan ini.

Meski respons yang diberikan tentu tidak seperti yang kita harapkan, kadang cuma dibalas tatapan datar atau meongan singkat, tapi.. entah mengapa aktivitas sederhana ini tetap terasa menyenangkan dan menenangkan. Bahkan, tanpa sadar, kebiasaan ini sering menjadi rutinitas yang otomatis dilakukan setiap kali bertemu hewan peliharaan, di mana pun berada.

Mungkin bagi sebagian orang, kebiasaan ini terdengar percuma atau bahkan dianggap aneh. Padahal sebenarnya, kebiasaan manusia ngobrol, bahkan curhat, ke hewan peliharaan, termasuk kucing, adalah hal yang sangat wajar.

Dalam psikologi, perilaku ini berkaitan dengan cara manusia mengekspresikan emosi dan membangun rasa aman.

Kucing sering diposisikan sebagai teman bicara karena mereka hadir tanpa tuntutan, tanpa penilaian, dan tanpa interupsi, sesuatu yang tidak selalu kita dapatkan dari sesama manusia.

Mereka juga bisa memberikan rasa aman secara emosional. Dimana ketika kita berbicara dengan kucing, sebenarnya kita bisa saja tidak sedang berharap sebuah jawaban, melainkan sedang menyalurkan pikiran dan perasaan kita sendiri. Alhasil proses ini dapat membantu otak menata emosi, meredakan stres, dan menciptakan rasa lega secara perlahan.

Kucing sering diposisikan sebagai teman bicara karena mereka hadir tanpa tuntutan, tanpa penilaian, dan tanpa interupsi, sesuatu yang tidak selalu kita dapatkan dari sesama manusia.

Mereka juga bisa memberikan rasa aman secara emosional. Dimana ketika kita berbicara dengan kucing, sebenarnya kita bisa saja tidak sedang berharap sebuah jawaban, melainkan sedang menyalurkan pikiran dan perasaan kita sendiri. Alhasil proses ini dapat membantu otak menata emosi, meredakan stres, dan menciptakan rasa lega secara perlahan.

  1. Menariknya, bukan hanya manusia yang merasakan efek positifnya. Nada suara yang lembut dan konsisten juga membantu kucing merasa lebih aman, dipercaya, dan rileks. Meski kucing tidak memahami bahasa manusia secara harfiah, mereka sangat peka terhadap intonasi, ritme suara, dan emosi yang menyertainya. Seiring waktu, kucing pun bisa mengenali pola komunikasi ini dan menjadi lebih responsif secara nonverbal.

Dan tanpa kita sadari, kebiasaan ngobrol bareng kucing atau hewan kesayangan ini juga punya dampak yang cukup besar—baik untuk kita, maupun untuk si kucing sendiri. Manfaatnya antara lain :
  1. Bisa memperkuat ikatan emosional antara kamu dan kucing kamu! Dimana Suara yang familiar dan penuh kasih membuat kucing merasa lebih aman dan nyaman secara emosional. Obrolan kecil sehari-hari pun menjadi momen bonding yang membuat kucing merasa semakin dekat dengan pemiliknya.
  2. Membantu menenangkan emosi dan meredakan stres pada manusia! Saat berbicara dengan nada lembut dan penuh kasih, tubuh merespons dengan menurunkan hormon stres seperti kortisol, sekaligus meningkatkan hormon oksitosin yang berperan dalam rasa tenang dan keterikatan. Karena itu, setelah “mengobrol” dengan kucing, banyak orang merasa lebih rileks dan emosinya lebih stabil.
  3. Membuat kucing menjadi lebih rileks! Nada bicara yang lembut memberi sinyal aman, sehingga kucing merasa dipercaya, tidak terancam, dan lebih bebas dari stres.
  4. Dan yang terakhir, kucing pun bisa menjadi semakin “mengerti”  kepada pemiliknya! Meski tidak bisa menjawab dengan bahasa manusia, kucing mampu menangkap nada suara dan emosi yang kita sampaikan. Lama-kelamaan, mereka menjadi lebih peka dan mengenali perasaan kita dengan caranya sendiri.
Jadi, kesimpulannya, Cat Lovers…

Kalau kamu sering ngobrol, cerita, bahkan curhat ke hewan peliharaan, itu hal yang wajar dan sama sekali bukan hal yang aneh, lebay, atau tanda kesepian. Itu adalah bentuk empati dan kebutuhan komunikasi manusia yang sangat wajar.

Apalagi saat kita berbicara dengan nada manja dan penuh rasa sayang ke kucing. Tanpa sadar, hal itu bisa bikin hati terasa lebih lega dan keadaan jadi lebih baik, sekaligus menjadi cara alami otak kita membangun bonding dan menarik perhatian mereka.

Saat kita berbicara dengan kucing, sebenarnya kita sedang menata pikiran dan perasaan kita sendiri. Pelan-pelan, stres berkurang, emosi jadi lebih tenang, dan hati pun menemukan kelegaan setelah hari yang melelahkan.

Makanya, nggak heran kalau banyak orang merasa jauh lebih tenang setelah “mengobrol” dengan hewan kesayangannya.

Apalagi di kehidupan modern yang serba cepat seperti sekarang, nggak semua orang punya ruang aman untuk bercerita. Media sosial sering kali menuntut citra tertentu, sementara lingkungan sekitar belum tentu selalu bisa memahami.

Dan dalam keadaan seperti ini, di situlah kucing hadir. Sebagai teman yang konsisten. Yang selalu ada, tanpa tuntutan, tanpa penilaian, dan memberi kenyamanan emosional dengan caranya sendiri.

Selama tidak menggantikan hubungan sosial dengan sesama manusia, kebiasaan ini justru bisa membantu menjaga kesehatan mental dan keseimbangan emosi.

Jadi, jangan pernah malu untuk ngobrol sama anabul. Karena itu tandanya kamu punya empati, imajinasi, dan kemampuan membangun koneksi yang tinggi.

Mereka mungkin nggak bisa ngomong. Tapi tatapan mata, dengkuran halus, hingga kibasan ekor mereka  adalah bahasa cinta paling jujur. Dan saat ditemani kucing… semuanya terasa baik-baik saja, kan?

Nah, buat kamu yang sedang mencari kebutuhan untuk si kucing kesayangan, mulai dari mainan kucing, dry food, wet food, snack, pasir, vitamin, obat, hingga berbagai perlengkapan lainnya, semuanya bisa kamu temukan di Radio Kucing! Apalagi, di Radio Kucing kamu bisa belanja keperluan si kucing dengan lebih hemat loh!

Caranya cukup gabung jadi member Radio Kucing dan dapatkan voucher belanja untuk setiap pembelian item!

Jadi, kebutuhan kucingmu terpenuhi, dompet pun tetap aman!

Pada akhirnya kucing happy, kita pun happy!

So, tunggu apa lagi? Penuhi kebutuhan kucing kamu hanya di Radio Kucing!

Buat kamu yang pengen liat video lebih lengkap nya bisa langsung ke Youtube Radio Kucing di Kenapa Banyak Orang yang Lebih Milih Curhat sama Kucing? - Radio Kucing Paw's Story

Semoga tulisan ini bermanfaat bagi Cat People semuanyah!!

Oiya, sumber tulisan ini berasal dari berbagai sumber dan pengalaman pribadi Tim Radio Kucing.

Sincerly,
Tim Radio Kucing.

NB : Bagi yang akan mengambil/mengutip/copy paste/copas postingan/tulisan dari Radio Kucing, harap menyertakan Radio Kucing sebagai sumber (beserta link-nya). Terimakasih. 

========================

Ingin belanja makanan kucing, obat-obatan, kandang, vitamin, aksesoris, dan pengrlengkapan kucing lainnya dengan harga murah dan aman? Kunjungi Toko Juwies Radio Kucing ya! :)

Klik pada gambar untuk langsung mengunjungi! :)
Makaciw!
Salam Paw Paw Si Belang!

Comments

Popular posts from this blog

Review Obat Cacing Combantrin Anak Rasa Jeruk untuk Kucing Cacingan

Review Makanan Kucing Beauty Cat Food Premiu. Produk lokal, kibble gampang dilibas!

Pertanyaan-pertanyaan Seputar Memandikan Kucing di Rumah

Review Cat Food dari Petour yaitu Bite of Wild & Mr. Vet!

Review Makanan Kucing BOLT Tuna Cat Food

Review Makanan Kucing Maxi Premium Cat Food